Menurut Laporan Global Humanitarian Forum di London Inggris,menyebutkan perubahan iklim global telah membunuh 300.000 jiwa setiap tahunnya.Kerugian yang ditimbulkan mencapai 125 milyar dollar Amerika Serikat.Data yang diungkapkan Jumat (29/5/09) diklaim sebagai laporan laporan pertama tentang dampak perubahan iklim terhadap manusia secara global.Disebutkan 325 juta jiwa kaum miskin paling menderita.Penduduk Banglades termasuk salah satu masyarakat yang paling menderita karena jutaan jiwa dihantam banjir dan badai tahunan.Para petani Uganda dihantam kekeringan massal,sedangkan penduduk di pulau-pulau kecil di Karibia dan Pasifik terancam kehilangan wilayah karena kenaikan permukaan air laut.Kondisi tersebut dinilai sangat tidak adil karena penduduk di negara-negara kecil mengemisikan gas rumah kaca,penyebab utama pemanasan global,kurang dari 1 persen.Mantan Sekertaris Jendral PBB Kofi Anna,presiden forum yang meluncurkan laporan itu,menyatakan,saatnya dunia bersatu hati.bersama-sama memikirkan secara serius cara melindungi dunia pasca Protokol Kyoto yang berakhir pada tahun 2012.Ia menyebutkan pertemuan para pihak ke 15 (COP-15) di Kpenhagen,Denmark,Desember
Sabtu, 21 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar